Yakobus 1 : 2 - 8

Jacob Ferdinandus Renungan Harian 20 Januari 2024 11152 kali Yakobus 1 : 2 - 8 Renungan Harian

Terima kasih banyak Bapa untuk berkat nafas hidup dan hari baru yg Bapa anugrahkan bagi kami,

Bagian firman Tuhan hari ini (LPJ GPM) Yakobus 1: 2 - 8. dimulai dengan kalimat yg sangat sulit dicerna dalam logika manusia, karena bagaimana mungkin orang bisa diminta berbahagia saat mengalami rupa rupa pencobaan..Yakobus mau menegaskan kepada semua orang bahwa sesungguhnya ada buah dari setiap pencobaan..Yakobus melihat setiap pencobaan itu sebagai metode, sarana untuk menguji iman agar memiliki kematangan dan kedewasaan iman di dalam Tuhan dan buah dari semua itu adalah ketekunan, dan dari ketekunan itu akan menghasilkan kesempurnaan..Semua ini dapat dinikmati tatkala meminta hikmat Tuhan dalam iman sehingga tidak ada keraguan dan kebimbangan sebab orang yg demikian sama dengan gelombang laut.

Selama kita masih hidup di dunia ini, persoalan akan tetap ada. Bahkan masalah sepertinya datang silih berganti, yang seringkali membuat kita merasa tidak mampu menghadapi semuanya.

Jadi apabila saat ini kalau kita berpikir bahwa kita bisa menjalani hidup ini tanpa masalah, itu berarti kita sendiri ada di dalam masalah, karena telah memiliki pola pikir yang salah..Salah satu sarana di dalam kehidupan ini yg Tuhan pakai untuk membangun karakter kita adalah dengan mengijinkan masalah atau ujian terjadi dalam hidup kita, supaya kita mampu melatih dan mengasah karakter kita menjadi lebih dewasa menghadapi tantangan ..

Tidak mungkin manusia hidup didunia ini tanpa masalah. Sebab saat manusia pertama kali jatuh kedalam dosa, ini merupakan sumber masalah yang terbawa sampai saat ini. Dengan pemahaman ini kita akan semakin mengerti bahwa setiap masalah yang datang kita harus tetap menghadapinya, dan bukan berusaha lari dari masalah yang kita hadapi.Ketika ada dalam masalah, katakan buat Tuhan, "Tuhan ini beta pung  bagian, kuatkan beta untuk menghadapinya". 

Masalah yang datang harus kita hadapi dengan penuh tanggung jawab, dan berjuang dalam menghadapinya dengan tekun, karena sesulit apapun masalah yang kita hadapi, didalam Tuhan kita Yesus Kristus, pasti ada jalan keluarnya.

Firman Tuhan mengajarkan kita supaya menganggap sebuah masalah sebagai suatu kebahagiaan.

Mungkin kita berkata bagaimana mungkin kita bisa menganggap setiap masalah sebagai suatu kebahagiaan ? Sebenarnya karena selama ini kita telah memiliki pola pikir yang salah, dimana yang kita inginkan hanyalah hidup tanpa masalah.

Padahal dibalik sebuah masalah sesungguhnya kita sedang di didik, kita sedang di ajar oleh Tuhan, supaya kita lulus didalam ujian terhadap iman percaya kita kepada Tuhan. Karena dengan ujian itu maka kita akan semakin bertekun.

Kita harus sadar mulai saat ini,  apapun yang sedang terjadi dalam hidup kita, kita akan tetap berkata kepada Tuhan “ Terima kasih Tuhan untuk segala pesoalan hidup yang harus beta hadapi saat ini”.

Memiliki sikap hidup seperti ini, kita akan menjadi pribadi yang dikehendaki oleh Tuhan yaitu; orang yang tahu mengucap syukur didalam segala hal.

Tuhan tidak membiarkan kita sendiri. Oleh sebab itu saat kita menghadapi masalah mintalah hikmat Tuhan yang akan menuntun kita untuk menyelesaikan segala persoalan yang kita hadapi.

Jadi jangan dengan mudahnya kita selalu meminta pertolongan Tuhan untuk mengangkat masalah yang kita hadapi. Tetapi mintalah hikmat Tuhan supaya kita mampu menyelesaikan masalah yang kita hadapi dengan tanggung jawab.

Tuhan telah memberikan potensi yang dikaruniakan kepada setiap orang percaya, supaya mampu untuk menghadapi apapun keadaan hidup saat ini. 

Hal ini juga bukan berarti kita tidak perlu mengharapkan pertolongan Tuhan, tetapi kita harus kerjakan apa yang menjadi bagian kita yang harus kita kerjakan, sebagai manusia yang bertanggung jawab. Sebab sebagai anak-anak-Nya tanpa kita meminta pertolonganpun, Tuhan pasti menolong, asal saja kita setia didalamNya. Karena Tuhan kita adalah  Bapa yang baik.

Kita harus belajar menjadi dewasa dalam iman percaya kita kepada Tuhan. Karena apabila kita tidak menjadi dewasa dalam iman percaya kita kepada Tuhan, maka jangan pernah berharap Tuhan akan dengan mudahnya mengubah hidup kita.

Dengan menjadi dewasa dalam iman percaya kepada Tuhan, kita akan semakin mengerti apa yang menjadi kehendak Tuhan dalam hidup kita..Sehingga ada masalah yg terjadi dalam hidup kita, kita akan tetap melihatnya bukan lagi sebagai masalah, karena kita tahu di dalam Tuhan kita akan cakap menanggung segala perkara.

Ingatlah bahwa persoalan boleh datang, masalah yg kita hadapi boleh silih berganti, tetapi kita tidak akan menjadi takut lagi..Saat ini kita diajar untuk mengerti bahwa masalah pun kita telah menganggapnya sebagai suatu kebahagiaan. Jadi sebuah kebahagiaan hidup bukan hanya sesuatu yg enak untuk dinikmati, yg membuat kita bisa tinggal di dalam rasa nyaman, tetapi masalahpun bagi kita saat ini bisa menjadi sebuah kebahagiaan hidup, karena kita tahu di dalam Tuhan Yesus  dan oleh hikmat yg Tuhan anugrahkan bagi kita, maka kita akan tetap melihat pasti ada jalan keluarnya..Lalu kita bisa berkata, "Engkaulah Kota Benteng perlindunganku,disepanjang umur hidupKu.

Selamat beraktivitas, Selamat berakhir pekan, Tuhan Yesus selalu berkati bapa dan ibu serta basudara semua,

Shalom.