Jemaat Nehemia Rayakan HUT ke-41 dengan Komitmen Melayani
HUT ke-41 Jemaat GPM Nehemia
NEHEMIA – Gemuruh pujian dan suasana penuh sukacita menyelimuti Gedung Gereja Nehemia pada Rabu malam (10/02/2026).
Ratusan warga jemaat dari berbagai kelompok usia datang menyatu dalam deretan kursi kayu gereja, menghadiri Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 Jemaat GPM Nehemia.
Perayaan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sebuah pernyataan iman untuk terus bertumbuh dalam kasih dan pelayanan.
Dengan mengusung tema besar "Hidup dalam Kasih Kristus, Bertumbuh dalam Kebersamaan," acara yang dimulai tepat pukul 19.00 WIT ini berlangsung dengan sangat khidmat, namun tetap terasa meriah dan hangat.
Pdt. Peter Salenussa, dalam refleksi teologisnya yang mendalam mengajak seluruh jemaat untuk memaknai angka 41 bukan sekadar sebagai deretan waktu yang berlalu, melainkan sebagai momentum untuk "menghitung hari-hari hidup dengan baik.
Pdt. Salenussa menekankan bahwa tantangan pelayanan di masa depan tidak akan semakin mudah. Oleh karena itu, integritas dan kebenaran harus menjadi kompas bagi setiap warga jemaat.
"Tugas kita adalah mengajarkan kebaikan kepada banyak orang dan berkomitmen penuh untuk menjadi saksi Kristus yang nyata di tengah masyarakat," ujar beliau
Salah satu momen yang paling mencuri perhatian adalah persembahan pujian yang dibawakan secara silih berganti.
Dimana, Alunan suara yang merdu dari Paduan Suara Sektor Karmel, Sektor Gihon, dan Sektor Irene seolah menggambarkan keragaman yang ada di dalam jemaat namun tetap satu dalam tujuan.
Tak ketinggalan, Paduan Suara Majelis Jemaat (MJ) serta Trio Pendeta turut mempersembahkan pujian terbaik mereka.
Harmoni ini menjadi bukti visual dari tema kebersamaan yang diusung. Puncak emosional acara terjadi saat prosesi peniupan lilin ulang tahun ke-41 oleh Ketua Majelis Jemaat.
Tepuk tangan jemaat membahana, menandai rasa syukur atas penyertaan Tuhan yang tak pernah putus selama empat dekade lebih.
Ketua Majelis Jemaat (KMJ) GPM Nehemia, Pdt. Ibu Mey. Mahulette dalam sambutannya, memberikan penegasan bahwa setiap anggota jemaat memiliki peran penting. Tidak ada yang lebih besar atau lebih kecil dalam ladang pelayanan Tuhan.
"Setiap kita memiliki porsi yang sama untuk membangun kebersamaan pelayanan. Tantangan memang akan selalu ada, namun kami percaya bahwa di dalam kasih Kristus, segala perbedaan akan dipersatukan," tegas Ketua MJ
Ketua Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi (HHBG), Ateng Pattikaihattu, menyampaikan pesan yang kuat berdasarkan nats Kolose 3:13.
Beliau mengingatkan jemaat untuk saling sabar dan mengampuni sebagai kunci keharmonisan.
Menariknya, dalam rangkaian HUT tahun ini, panitia melakukan terobosan dengan mengumumkan akan digelarnya Lomba Bertutur Sejarah Berdirinya Jemaat.
Program ini dirancang khusus agar generasi muda tidak kehilangan orientasi akan akar sejarah dan perjuangan para pendahulu yang telah bersusah payah membangun fondasi Jemaat Nehemia. Harapan untuk Masa Depan: Porsi yang Sama dalam Melayani
Acara di akhiri dengan prosesi peniupan lilin ulang tahun ke-41 oleh Ketua Majelis Jemaat di dampingi kedua Pdt Jemaat Tepuk tangan jemaat yang membahana, menandai rasa syukur atas penyertaan Tuhan yang tak pernah putus selama empat dekade lebih.
